Monthly Archives: Desember 2007

Rayuan Paling ngGedhebuzz 2007

Dari berbagai sumber yang sangat ngGedhebuzz tapi tidak Jozz

Cowok : Mbak, dulu mak nya ngidam kopi ya..?
Cewek : Ah enggak tuh,.. emang kenapa?
Cowok : Kamu membuatku gak bisa tidur..

(Dikereta…)
Cowok : Mbak jangan pegangan sama besi kereta..
Cewek : Emang kenapa..?
Cowok : Kayaknya besinya kotor tuh.. pegangan sama aku aja… )

Cowok : Sayang,,,, kamu capek gak sih ??
Cewek : Capek kenapa????
Cowok : berlari2 sepanjang waktu di dalam pikiranku…….

Cowok : Mbak, orang tuanya pengrajin bantal ya..?
Cewek : Hah..!!!? bukan..Emang kenapa..?
Cowok : kok kalo deket sama mbak rasanya nyaman yach..

Cowok : Mbak jangan ngomong ya..
Cewek : Lho.. emang kenapa..?
Cowok : Karena biasanya aku malemnya enggak bisa tidur.. kalo abis denger suara dari bibir yang indah…

Cowok : Mbak bajunya enggak pernah disetrika ya..?
Cewek : Enak aja… emang kenapa..?
Cowok : biasanya kalo cewek udah cantik enggak perlu lagi nyetrika baju..

Read the rest of this entry

Kopi Starbuck

Akhirnya perut saya normal lagi, setelah sebelumnya mencret2 karena malamnya minum kopi di Starbuck.
Berhubung saya memang ndeso, saya manut aja waktu sodara saya Bujang Lapuk Penumpuk Harta itu mesenin kopi pake mint (entah apa namanya)

Alhasil, entah karena saya yang teramat ndeso dan gegar budaya ato itu kopi yang gak bener, perut langsung mules setelah 2 jam nongkrong. Sementara sepupu saya terkekek2 mengatakan kalo saya gak ada bakat high class.

Saya heran kenapa orang ini begitu tergila2 sama kopi Starbuck. Sampai dibela2in ngantri, padahal rasanya juga biasa2 aja (malah bikin mules), belum lagi harganya yang 25rb keatas. Dibeliin aqua bisa buat mandi tuh. Apa karena Starbuck ini made in America sampe2 segelas aja harganya 10x lipat.

Kalo dibilang ngopi di starbuck itu meningkatkan gengsi karena bisa ngopi bareng executive muda sambil akses wi-fi kok kayaknya enggak juga. Karena (lagi-lagi saya yg ndeso ini) kesana juga gak bawa laptop. Sepulangnya dari sana juga gak merasa tambah ganteng, bisa2 malah jadi tambah kere.
Saya mungkin malah lebih setuju kata teman saya yg makelar mobil “kalo mau menaikkan gengsi tuh belilah Harley Davidson”

Yah mungkin sudah jadi takdir saya (yg executive mudah-mudahan) untuk lebih menikmati kopi tubruk, makan kacang bawang sambil nonton tipi di kamar kost.
Kalo sambil nongkrong sih paling joss ya Kopi Joss di angkringan utara Tugu, Yogya itu. (ohhhh kangenn bgt pengen ngejoss lg)

Telur Columbus

Sepulang Columbus dari perjalanannya yang fenomenal “menemukan” benua Amerika, berbagai penghargaan dan penghormatan datang melimpahinya. Namanya tenar dan perjalanannya menjadi pembicaraan di mana-mana. Walaupun banyak orang yang mengakui pekerjaannya sebagai sebuah prestasi, ternyata tidak semua orang dapat mengapresiasi dan menerima penghargaan yang diberikan atas kepeloporan Columbus. Apapun motif yang ada di benaknya, mereka senantiasa mencela Columbus.

“Ah, kalau cuma melakukan perjalanan seperti itu aku juga bisa, cuma aku saja yang nggak mau,” kata mereka.

Mendengar kata-kata miring yang ditujukan kepadanya, Columbus mendatangi mereka sambil membawa sebutir telur. Katanya, “Kalau kamu memang bisa melakukan seperti yang aku lakukan, sekarang tolong kamu buat supaya telur ini dapat berdiri tegak pada ujungnya.”
Read the rest of this entry

Static DNS dengan DHCP di Linux

Jika menggunakan DHCP (dynamic address), dhcp akan assign nameserver secara otomatis juga ke /etc/resolv.conf.
Adakalanya kita perlu menambahkan entry dns server lainnya, tetapi entry yang kita masukkan secara manual ini akan hilang bila networkingnya kita restart.
Nah bagaimana supaya dhcp client bisa memasukkan custom dns server kita di /etc/resolv.conf ?

Kita perlu mengedit file /etc/dhcp3/dhclient.conf
cari baris berikut :

#prepend domain-name-servers 127.0.0.1;
request subnet-mask, broadcast-address, time-offset, routers,
domain-name, domain-name-servers, host-name,
netbios-name-servers, netbios-scope;

Ubah sebagai berikut :

prepend domain-name-servers 1.2.3.4, 1.2.3.5;
request subnet-mask, broadcast-address, time-offset, routers,
domain-name, host-name,
netbios-name-servers, netbios-scope;

Replace 1.2.3.4 and 1.2.3.5 with the addresses of your DNS servers.

Run

sudo /etc/init.d/networking force-reload