Monthly Archives: September 2007

Air Mineral dan Whiskey

Suatu pagi yang indah di sebuah sekolah dasar,seorang Pak Guru yang begitu berdedikasi sedang mengajar anak2 muridnya tentang betapa bahayanya minuman keras kepada mereka.

Sebelum memulai mata pelajarannya pada hari itu dia telah mengambil 2 ekor cacing yang hidup, sebagai sampel kehidupan dan dua gelas minuman yang masing2 berisi dengan air mineral dan Whiskey yang mengandung kadar alkohol tinggi.

“Coba perhatikan murid2… lihat bagaimana saya akan memasukkan cacing ini kedalam gelas, perhatikan betul2. Cacing yang sebelah kanan saya, akan saya masukkan ke dalam air mineral manakala cacing yang sebelah kiri saya akan masukkan ke dalam Whiskey. Perhatikan betul2.”

Semua mata tertumpu pada kedua2 ekor cacing itu. Seperti diperkirakan, cacing yang berada dalam gelas yang berisi air mineral itu berenang2 di dasar gelas, manakala cacing yang berada di dalam whiskey menggeliat2x lalu mati.

Pak Guru tersenyum lebar, setelah melihat anak2 muridnya memberikan perhatian sepenuh hati pada pelajaran praktek yang dia berikan
“Baiklah murid2, apa yang kamu dapat pelajari dari praktek yang Pak Guru tunjukkan tadi??”

Dengan penuh keyakinan anak2 muridnya menjawab, UNTUK MENGHINDARI CACINGAN.. MINUMLAH WHISKEY...”

Halahhh seperti kata teman2 saya waktu masih sering “mendem” di alun2 dulu :
Mansion House in Corpore Sano

Tips Optimasi Ubuntu/Linux Mint

1. Menghilangkan delay saat mengklik menu

buat file di home dengan nama .gtkrc.mine
$ vi .gtkrc.mine
masukkan baris berikut
gtk-menu-popup-delay = 0

2. Percepat eksekusi program dengan mengedit file /etc/hosts

$ sudo vi /etc/hosts

Anda akan melihat isi seperti dibawah ini:
127.0.0.1 localhost
127.0.1.1 ubuntu

(dan beberapa baris IPV6 dibawahnya)

Sekarang ubah baris tersebut sehingga menjadi seperti dibawah ini:
127.0.0.1 localhost ubuntu
127.0.1.1 ubuntu

(ganti ubuntu dengan nama hostname Anda)

3. Hemat memori dengan mendisable fitur Pango

$ sudo vi /etc/environment

Tambahkan di baris terakhir variabel ini:
MOZ_DISABLE_PANGO="1"

4. Install Preload
Percepat waktu startup aplikasi dengan meload librarinya terlebih dahulu ke memori.
Caranya, install aplikasi preload
$ sudo apt-get install preload

5. Matikan servis – servis yang tidak dipakai
Klik dari menu System > Administration > Services

deselect service2 berikut: anacron, atd, alsa-utils, apport, bluetooth, brltty, powernowd, hotkey-setup, avahi-daemon, apmd, dan screen

6. Hemat memori, Disable Animasi
Pada saat meminimize aplikasi biasanya akan muncul animasi minimize sebelum aplikasi turun ke taskbar. Untuk menghilangkan animasi tersebut anda bisa set melalui aplikasi gconf-editor.

caranya, jalankan dalam modus user:
$ gconf-editor

Pilih Apps -> Metacity -> General
Beri tanda centang pada “Reduced resources“.

Hilangkan juga pilihan pada:
Desktop -> Gnome -> Inteface -> enable animations

Okey sekian dulu, kalo ada tambahan mohon sumbangannya 🙂

SSH X Forwarding

Betapa merananya dapat jatah PC dng RAM cuma 256, sementara jalanin linuxmint lumayan empot2an.
jadi kepikiran gimana ya kalo jalanin aplikasinya numpang di PC tetangga yang lumayan cepet.
Nah setelah googling dapat jawabannya SSH X Forwarding, atau melewatkan data grafis tampilan melalui SSH tunnel.

Beberapa langkahnya secara umum adalah :
Di PC yang kita pakai (local computer), jalankan
# xhost +
Perintah ini membuat X server yang ada di PC bisa menerima paket dari host manapun.
Jalankan SSH Forwarding dengan perintah :
# ssh -X user@server
User dan server adalah nama login anda pada server yang dituju.

Setelah masuk ke dalam server lewat SSH, jalankan perintah :
# set DISPLAY my-host=:0.0
# export DISPLAY

ganti my-host dengan ip atau hostname
Perintah di atas akan membuat semua tampilan grafis dari perintah yang dijalankan akan ditampilkan pada local computer.
Silakan coba aplikasi berbasis grafis. In this case, saya coba buka Mozilla web browser.
daliman@remote-pc:~$ mozilla-firefox

and voila firefox nongol di remote pc nongol di desktop saya

Acces Network Share via FuseSMB on Linux Mint

Untuk mengakses network share biasanya kita gunakan Nautilus melalui Network Browse atau Connect to Server, namun dengan cara ini kita tidak dapat mengedit langsung file yg ada di network shared (copy dulu ke local folder)

Dengan fasilitas fusesmb yang sudah ada di linux mint, mengakses network shared menjadi mudah. terutama dilingkungan windows domain dengan banyak shared folder
berikut caranya.

edit /home/daliman/.smb/fusesmb.conf

$ sudo vi /home/daliman/.smb/fusesmb.conf

masukkan minimal baris berikut

[global]

; Default username and password
username=user
password=totallysecret
interval=10
#
sesuaikan username dan password diatas sesuai dengan username domain dari user bersangkutan.
save, dan exit
configurasi lebih lengkap dapat dilihat dari man fusesmb.conf

Sekarang user dapat mengakses network dengan mudah seperti di local melalui Network folder yang ada di nautilus, di home foldernya ada Network folder,

shared folder yang diinginkan dapat dibuat shorcutnya dengan menarik ke sidebar sebelah kiri

untuk meng-update cache jalankan perintah :
$ fusesmb.cache

incase fusesmb having error about permission, execute follwing command :
$ sudo chmod o+xr /usr/bin/fusermount
$ sudo chmod o+xr /dev/fuse
$ fusesmb /home/user/network

LinuxMint Desktop

Sehubungan dengan kebutuhan untuk migrasi dari winblows to linux. So we need to build a standard desktop prototype yg secara global dapat diterima oleh user.

Pilihan Distro
Pilihan distro jatuh pada LinuxMint , dengan pertimbangan2 bahwa distro ini based on Ubuntu Feisty (which is sudah terbukti keampuhannya :), menggunakan repository feisty yang tersedia di mirrornya di Indonesia.
Distro ini juga dibundle dengan package2 menarik (enchancment dari ubuntu), misalnya :
artwork yg bagus
w32codecs
fusesmb (berguna banget untuk lingkungan kerja dengan banyak share folder)
Pidgin sebagai pengganti Gaim
Sunbird terinstall by default
Sun Java 6
Look and Feel yg gak jauh2 dari winblows (mintMenu)
Tool-Tool konfigurasi yang cool abis (mintConfig, mintDesktop)
Screenshots neeh,

Default
mint-desktop
After
screenshot.png

Oke Setelah install Linux Mint secara standard, perlu ada beberapa adjustment dan additional package lagi.

1. edit sources.list repository
tambahkan baris berikut di /etc/apt/sources.list
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security main restricted
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security main restricted
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security universe
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security universe
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security multiverse
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security multiverse

setelah itu jalankan apt-get update

2. install winbind
Lingkungan kerja yg akan dideploy linuxmint ini menggunakan NT Domain, dan ada kebutuhan untuk resolve netbiosname dari workstation2nya. jadi kita gunakan winbind
$ apt-get install winbind

edit /etc/nsswitch, ubah entry nya menjadi seperti berikut :
passwd: compat winbind
group: compat winbind
shadow: compat

hosts: files wins dns mdns4
—–

3. install samba , smbfs
untuk share dan mount network folder dan identifikasi ke network
$ apt-get install samba smbfs
sesuaikan /etc/samba/smb.conf
netbios name =
workgroups =
wins server = x.x.x.x

4. install msttfonts, xpdf, abiword, dll

5. lainnya menyusul kalo saya inget