Monthly Archives: Februari 2007

Tuning XP for Network Performance

Kadang-kadang system terdiam/freeze beberapa lama kalo kita klik icon My Network Place untuk menjelajahi jaringan.
My Network Place memang di desain untuk menangani shortcut ke semua network shares, sayangnya kalo kita punya banyak shortcut maka ini juga akan menimbulkan trafik yg besar di jaringan.
Setiap refresh dari jendela explorer akan mencoba membaca informasi ikon dari semua file di jaringan. Dan ini adalah proses yg lambat. Explorer.exe yg bertanggungjawab mengeksekusi tugas ini mungkin akan hang (stop responding). Menghapus shortcut yang ada di My Network Place sedikit membantu mempercepat network browsing.
Read the rest of this entry

Iklan

Problem w/ Monitor di Linux

Suatu ketika ada client abis deploy OpenSuse di computer kantornya tapi ternyata si linux tdk muncul di monitor, yang keluar malah tulisan “Out of Sync” . Satu monitor lagi malah gelap tdk keluar apa2 pdhl system sudah up
Kemungkinan hal ini terjadi karena vga card mengirimkan sinyal diluar kemampuan monitor. Kemungkinan lain vga card salah deteksi.
Trik yang bisa dilakukan :

tekan ctrl-alt-F1 atau ctrl-alt-F2

Anda akan mendapatkan terminal console, (kalo ga bisa terpaksa boot pake cd rescue)
edit file /etc/inittab cari baris :
id:5:initdefault:
ubah nilai 5 menjadi 3, save lalu reboot
Linux akan booting ke mode teks.

Login aja tapi sbg root

Setelah login, edit file /etc/X11/xorg.conf
cari section device, lihat pada bagian driver nilainya apa. Coba ubah jadi vesa. Save lalu keluar.
Pada terminal ketikkan startx
Jika windownya keluar berarti udah selesai. Xwindow akan bekerja pada mode kompabilias vesa, tanpa akselerasi 3d.
Read the rest of this entry

Simple Active Directory

Tutorial berikut adalah Contoh sederhana implementasi active directory dengan windows 2000 advance server.
Sebelumnya persiapkan terlebih dahulu directory profiles, public dan users untuk di share

Menu Configure Your Server
1. Set up Active Directory, create active directory dg domain sembarang.com
2. Set Up DNS , integration with Domain Controler
3. mapping masing2 workstation sesuai IP nya
4. Add di Domain Controler users, printer dan komputer2 yang ada di network
5. set user profile dg path \\server\profile\<username> profile ini dapat disimpan di server manapun di jaringan, selama user dapat mengaksesnya

6. set home user Z to \\server\users\<username>
Setelah klik ok maka akan terbentuk folder baru di users\ sesuai dengan usernamenya, dan permission yg sudah sesuai untuk user bersangkutan
7. Buka Active Directory Management. klik kanan di Domain Controler. – edit group policy. – set folder redirection my document ke \\server\users\%username%
8. set TCP/IP client dg DNS dan WINS to ip server
9. Change Computername untuk join domain
10. login dg username yg telah di set di server active directory

Dengan penggunaan active directory ini user dpt menggunakan workstation manapun tanpa setting ulang, dg profile dan file data tetap mengikuti (Roaming).
Dan bila user menyimpan files ke my document.. maka akan langsung nyemplung ke \\server\users\<username>
Read the rest of this entry

Static Route Fedora

Pada RedHat versi lawas untuk membuat static route, kita dapat menambahkan entry di file /etc/sysconfig/static-routes
misalnya untuk meroute 192.168.0.0/24 to 192.168.6.240 kita tambahkan entry sbg berikut :
eth0 net 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.6.240

Untuk membuat Static Route di Fedora, kita akan buat file di /etc/sysconfig/network-scripts untuk setiap ethernet interface dimana kita akan mengadakan static route.

touch /etc/sysconfig/network-scripts/route-eth0

syntax untuk file ini berbeda dengan cara tradisional yg digunakan pada /etc/sysconfig/static-routes.
Redhat has yet to document the change on their web site as of June 2003.
Syntax based on a usenet post go to /etc/sysconfig/network-scripts, make a file called route-devicename (ex: route-eth0) and populate it with your static routes for that device.

so kalo kita ingin membuat static route ke network 192.168.0.0/24 melalui 152.3.182.5 type:

192.168.0.0/24 via 152.3.182.5

Agregated Link (3Com 4400)

AL1 is Aggregate Link number 1…. this is a process of “trunking” multiple ports together logically to create a trunk between switches.
This allows you to increase your bandwidth with little or no cost.

How to: on main or core switch, define AL1 as having 2 ports, lets say ports 1 and 2.
On downstream switch, also define AL1 (doesn’t matter if it is AL1 or 2,3,4) and include in it 2 ports on that switch, lets say ports 23 and 24.

Now connect port 1 –> 23 and port 2 –> 24
You now have 200meg (or 2 Gig) link for load balancing and redundancy.
If either port/connection drops you will still connect on the other link with no problems.

NOTE: it is best to set this up with the 2 switches DISCONNECTED from each other, avoids loops and such.