Sehubungan dengan kebutuhan untuk migrasi dari winblows to linux. So we need to build a standard desktop prototype yg secara global dapat diterima oleh user.
Pilihan Distro
Pilihan distro jatuh pada LinuxMint , dengan pertimbangan2 bahwa distro ini based on Ubuntu Feisty (which is sudah terbukti keampuhannya
, menggunakan repository feisty yang tersedia di mirrornya di Indonesia.
Distro ini juga dibundle dengan package2 menarik (enchancment dari ubuntu), misalnya :
artwork yg bagus
w32codecs
fusesmb (berguna banget untuk lingkungan kerja dengan banyak share folder)
Pidgin sebagai pengganti Gaim
Sunbird terinstall by default
Sun Java 6
Look and Feel yg gak jauh2 dari winblows (mintMenu)
Tool-Tool konfigurasi yang cool abis (mintConfig, mintDesktop)
Screenshots neeh,
Oke Setelah install Linux Mint secara standard, perlu ada beberapa adjustment dan additional package lagi.
1. edit sources.list repository
tambahkan baris berikut di /etc/apt/sources.list
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security main restricted
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security main restricted
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security universe
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security universe
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security multiverse
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu feisty-security multiverse
setelah itu jalankan apt-get update
2. install winbind
Lingkungan kerja yg akan dideploy linuxmint ini menggunakan NT Domain, dan ada kebutuhan untuk resolve netbiosname dari workstation2nya. jadi kita gunakan winbind
$ apt-get install winbind
edit /etc/nsswitch, ubah entry nya menjadi seperti berikut :
passwd: compat winbind
group: compat winbind
shadow: compat
hosts: files wins dns mdns4
—–
3. install samba , smbfs
untuk share dan mount network folder dan identifikasi ke network
$ apt-get install samba smbfs
sesuaikan /etc/samba/smb.conf
netbios name =
workgroups =
wins server = x.x.x.x
4. install msttfonts, xpdf, abiword, dll
5. lainnya menyusul kalo saya inget

