Arsip untuk gnome

Conky

Posted in Tutorsial, karmic, ubuntu dengan kaitan (tags) , , , on Desember 21, 2009 by Ronald Gautama

Kembali melengkapi tutorial sebelumnya tentang mempercantik desktop Ubuntu Karmic Koala dan memenuhi permintaan salah satu komentator di postingan sebelumnya.
Berikut ini langkah langkah untuk menggunakan conky di desktop ubuntu.

1. Install Conky

sudo apt-get install conky

2. Konfigurasi Conky
konfigurasi conky akan diletakkan pada berkas .conkyrc di direktori home masing2 user.
berikut ini konfigurasi yang saya gunakan (diambil dari sumber yang campur aduk dan dikombinasikan sesuai selera)

# Use Xft?
use_xft yes
xftfont DejaVu Sans:size=8
xftalpha 0.8
text_buffer_size 2048
# Update interval in seconds
update_interval 4
# This is the number of times Conky will update before quitting.
# Set to zero to run forever.
total_run_times 0
# Create own window instead of using desktop (required in nautilus)
own_window yes
own_window_transparent yes
own_window_type override
#own_window_hints undecorated,below,sticky,skip_taskbar,skip_pager
# Use double buffering (reduces flicker, may not work for everyone)
double_buffer yes
# Minimum size of text area
minimum_size 206 0
#maximum_width 200
# Draw shades?
draw_shades no
# Draw outlines?
draw_outline no
# Draw borders around text
draw_borders no
# Stippled borders?
stippled_borders 0
# border margins
border_margin 5
# border width
border_width 1
# Default colors and also border colors
default_color white
#default_shade_color black
#default_outline_color grey
own_window_colour white
# Text alignment, other possible values are commented
#alignment top_left
alignment top_right
#alignment bottom_left
#alignment bottom_right
#alignment middle_right
# Gap between borders of screen and text
# same thing as passing -x at command line
gap_x 35
gap_y 50
# Subtract file system buffers from used memory?
no_buffers yes
# set to yes if you want all text to be in uppercase
uppercase no
# number of cpu samples to average
# set to 1 to disable averaging
cpu_avg_samples 2
# number of net samples to average
# set to 1 to disable averaging
net_avg_samples 2
# Force UTF8? note that UTF8 support required XFT
override_utf8_locale yes
# Add spaces to keep things from moving about?  This only affects certain objects.
use_spacer none
TEXT
SYSTEM ${hr 2}
#${alignc 10}${font Vtks Revolt:size=18}DalimaN${font}
${alignc 20}${font AngelicWar:size=20}d a l i m a n${font}
${alignc}don’t worry, CRASH is a feature
Kernel:  ${alignr}${kernel}
CPU1: ${cpu cpu1}% ${alignr}${cpubar cpu1 8,70}
CPU2: ${cpu cpu2}% ${alignr}${cpubar cpu2 8,70}
Freq: ${freq}MHz  ${alignr}Temp: ${acpitemp}°C
RAM: $memperc% ${alignr}${membar 8,70}
SWAP: $swapperc% ${alignr}${swapbar 8,70}
Battery: ${battery_percent BAT0}% ${alignr}${battery_bar 8,70 BAT0}
Uptime: ${alignr}${uptime}
${alignc 10}${font Arial Black:size=12}${time %H:%M}${font}
${alignc}${time %A %d %B %Y}
HD ${hr 2}
${voffset 4}Root:
${fs_used /}/${fs_size /} ${alignr}${fs_bar 8,70 /}
${voffset 4}DATA:
${fs_used /media/DATA}/${fs_size /media/DATA} ${alignr}${fs_bar 8,70 /media/DATA}
${voffset 4}Drive Temp: ${alignr}${execi 10 hddtemp /dev/sda | cut -d ” ” -f 4}
${voffset 4}Disk I/O: ${alignr}${diskio sda}
NETWORK ${hr 2}${if_existing /proc/net/route wlan0}
Up: ${upspeed wlan0} kb/s ${alignr}${upspeedgraph wlan0 8,70 BEBEBE BEBEBE}
Down: ${downspeed wlan0} kb/s ${alignr}${downspeedgraph wlan0 8,70 BEBEBE BEBEBE}
Upload: ${alignr}${totalup wlan0}
Download: ${alignr}${totaldown wlan0}
Signal: ${wireless_link_qual wlan0}% ${alignr}${wireless_link_bar 8,70 wlan0}
Local Ip: ${alignr}${addr wlan0}
${else}${if_existing /proc/net/route eth0}
Up: ${upspeed eth0} kb/s ${alignr}${upspeedgraph eth0 8,70 789E2D A7CC5C}
Down: ${downspeed eth0} kb/s ${alignr}${downspeedgraph eth0 8,70 789E2D A7CC5C}
Upload: ${alignr}${totalup eth0}
Download: ${alignr}${totaldown eth0}
Local Ip: ${alignr}${addr eth0}
${endif}${else}${if_existing /proc/net/route eth1}
Up: ${upspeed eth1} kb/s ${alignr}${upspeedgraph eth1 8,70 789E2D A7CC5C}
Down: ${downspeed eth1} kb/s ${alignr}${downspeedgraph eth1 8,70 789E2D A7CC5C}
Upload: ${alignr}${totalup eth1}
Download: ${alignr}${totaldown eth1}
Local Ip: ${alignr}${addr eth1}
${endif}${else}
${font PizzaDude Bullets:size=14}4${font}   Network Unavailable
${endif}
PROCESSES ${hr 2}
NAME $alignr MEM    CPU
${top name 1} $alignr ${top mem 1} ${top cpu 1}
${top name 2} $alignr ${top mem 2} ${top cpu 2}
${top name 3} $alignr ${top mem 3} ${top cpu 3}
${top name 4} $alignr ${top mem 4} ${top cpu 4}
${top name 5} $alignr ${top mem 5} ${top cpu 5}
#${top name 6} $alignr ${top mem 6} ${top cpu 6}
#${top name 7} $alignr ${top mem 7} ${top cpu 7}
#${top name 8} $alignr ${top mem 8} ${top cpu 8}

3. Buat Skrip wrapper untuk memanggil conky

sepertinya conky tidak akur dengan compiz jika dijalankan di awal, Jadi kita buat script berikut untuk memanggil conky 20 detik setelah compiz berjalan (atau sesuaikan dengan kondisi anda).

#!/bin/bash

sleep 20 && conky -d

letakkan di home folder misalnya dengan nama conky-start.sh , ubah mode nya menjadi executable,

chmod +x conky-start.sh

dan masukkan di startup session gnome.
buka System – Preferences – Startup Applications, dan tambahkan entry untuk conky, pada kolom command silahkan browse ke file yang kita buat tadi.

Selanjutnya kita conky akan langsung dijalankan pada waktu kita login ke desktop kita, atau untuk menjalankan manual kita bisa buka jendela run (Alt+F2) dan ketikkan conky -d

Kamus Offline di Desktop Ubuntu

Posted in Tutorsial, gnome, karmic, ubuntu dengan kaitan (tags) , , , on November 24, 2009 by Ronald Gautama

Desktop gnome ubuntu dilengkapi dengan aplikasi kamus bahasa, sayangnya untuk menggunakan kamus ini kita harus terhubung ke server dict.org di internet.
Nah bagaimana caranya jika kita ingin menggunakan kamus untuk mencari arti kata dalam bahasa inggris tetapi kita sedang tidak terhubung ke internet?
Jika yang kita butuhkan cuma kamus bahasa inggris saja (bukan sebanyak yang disediakan oleh dict.org), mengapa kita tidak membuat server sendiri?
Nah inilah yang kita lakukan untuk membuat server kamus kita sendiri di localhost

Pertama-tama install paket berikut
dict-gcide – A Comprehensive English Dictionary
dictd – dictionary server

cukup jalankan perintah berikut:

sudo apt-get install dictd dict-gcide

Selanjutnya kita tinggal mengkonfigurasi aplikasi dictionary untuk menggunakan server yang kita buat
Buka aplikasi Dictionary, Edit – Preferences, pada tab source klik Add

Masukkan pada kolom hostname = 127.0.0.1 atau localhost

Sekarang bila kita cari kata dalam bahasa inggris di aplikasi Dictionary, hasilnya akan langsung didapat tanpa konek ke internet lagi.
Sayangnya saya belum dapat kamus untuk Inggris – Indonesia

Wallpaper berbeda untuk tiap Workspace

Posted in LiNUX, Tutorsial, ubuntu dengan kaitan (tags) , , , , on November 18, 2008 by Ronald Gautama

Ketika bekerja di desktop dengan 4 workspace dan bermain-main efek rotate cube sering kali timbul keinginan untuk mempunyai wallpaper yang berbeda-beda untuk setiap workspacenya.
Ternyata ini tidaklah sulit diwujudkan, kira-kira begini triknya.

1. Klik System – Preferences – Advance Desktop Effect Settings
2. Pilih Desktop Cube – Apperance – Background Image
3. Pilih New. dan tambahkan gambar wallpaper yang diinginkan ke dalam daftar

advance desktop effect settings

advance desktop effect settings

4. Tekan Alt+F2, dan jalankan gconf-editor
5. Pilih apps – nautilus – preferences
6. HIlangkan centang pada Show Desktop

gconf-editor app nautilus preference show desktop

gconf-editor app nautilus preference show desktop

Nah anda sekarang akan menikmati wallpaper yang berbeda untuk tiap workspace. Problemnya …semua ikon launcher di desktop yang sebelumnya dibuat tidak akan kelihatan, dan klik kanan di desktop juga tidak berfungsi.
Jadi sebaiknya install juga Avant-Window-Navigator atau dock lain untuk menampung launcher anda

4 wallpaper

4 wallpaper

mayaannnn

Metacity Compositing di GNOME

Posted in LiNUX, Tutorsial dengan kaitan (tags) , , , , on Agustus 8, 2008 by Ronald Gautama

Jika kita menggunakan hardware yang tidak mendukung compiz, tapi kita ingin sedikit memberi polesan pada GNOME, kita dpt mengaktifkan fitur compisiting di metacity.

Fitur ini dpt diaktifkan dengan mudah melalui gconf-editor
tekan alt+F2 lalu ketik kan gconf-editor
gconf-editor » apps » metacity » general » compositing manager <centang bagian ini>

atau melalui terminal berikan perintah sbb:
gconftool-2 -s –type bool /apps/metacity/general/compositing_manager true

Efek dari metacity mungkin tidak seheboh dan sedramatis jika menggunakan Compiz
Tidak ada “Wobbly Windows”,“Spinning Cube”, atau “Scale” yang sangat berguna itu
tapi setidaknya ada efek bayangan (drop shadows) yg manis dibawah jendela aplikasi dan panel juga efek transisi di ALT+TAB yang sebagus di compiz

Dan tentu saja, sekarang kita dapat menjalankan aplikasi yang membutuhkan compositing manager seperti Avant-Window-Navigator dan Cairo-Clok.
Jika bisa ditambah dengan dengan efek expose, mungkin desktop kita yang ecek-ecek pun sudah sekeren MacOS

Mounting Windows Share di Ubuntu GNOME

Posted in LiNUX, Tutorsial dengan kaitan (tags) , , , , , , on Maret 25, 2008 by Ronald Gautama

Untuk mengakses windows network share, selain menggunakan fusesmb kita juga dapat me-mounting network share tersebut ke filesystem.
Namun adakalanya kegiatan mengetikkan perintah mount menjadi begitu merepotkan terutama bagi pengguna awam.
Berikut adalah trik untuk mengaitkan network share tersebut ketika pengguna logon di gnome dan melepaskan kembali ketika logout.

Beginilah cara membuatnya hai tukang kayu:
Baca selebihnya »