Instalasi OSX

Posted in Tutorsial, hackintosh dengan kaitan (tags) , , , on April 6, 2009 by Ronald Gautama

Setelah sebelumnya mencoba kaliway, dengan beberapa program tidak jalan karena (ntah kenapa) quartz extreme tidak berfungsi di X3100, tidak bisa install software baru karena space yang terbatas hehe, saya berniat mencoba satu distro lagi yaitu iDeneb v1.3.

Type Laptop :
Lenovo N200
VGA Intel GMAX3100
Sound Conexant HD
Network Broadcom 59XX
Wifi Intel PRO Wireless 3945 

Kebetulan  saya juga melakukan upgrade harddisk, jadi sekalian saja saya ulang instalasi hackintoshnya.
Pertama buat partisi primary dengan format Fat32, beri label OSX di partisi ini
Selanjutnya boot dari DVD instalasi, masuk ke Utilities – Disk Utilites, erase partisi OSX dan format dengan filesystem Mac OSX Journaled.
Lanjutkan instalasi, pilih customize :
- pilih azelia untuk sound
- abaikan patch graphic adapter (pada instalasi sebelumnya saya mendapatkan layar hitam sewaktu menggunakan patch X3100) , secara built in osx sudah mendukung x3100
-  pilih powermanagement bundle
- pilih sleepkernel
 Lanjutkan, sampai selesai install dan reboot.

Hasilnya :
- Display, native 1280×800
- Quart Extreme supported
- Sound berfungsi, tp jack headset tidak berfungsi
- Battery Meter OK
- Ethernet tidak dikenali
-Wifi tidak dikenali,
- Bluetooth berfungsi
- USB Flashdisk kadang tidak dikenali ketika ditancapkan, bisa diatasi dengan menjalankan kextload -t /System/Library/Extentions/IOUSBMassStorage.kext

Meskipun perangkat network belum ada yang jalan, saya cukup puas dengan instalasi ini krn bisa menikmati DVD dan music di Front Row.
Next kita dukung supaya OSX bisa jadi Open Source X

 

Hackintosh

Hackintosh

Boy’s Toys

Posted in Tutorsial, hackintosh on Maret 31, 2009 by Ronald Gautama

Ternyata sudah lama sekali blog ini terlantarkan, gara-gara kesibukan teknis saya di www.lewatmana.com.
Development di LewatMana.Com memang tidak akan pernah berhenti, tapi setidaknya setelah softlaunch, saya sedikit bisa bernafas lega dan bermain-main sedikit.

Beberapa saat lalu saya berhasil menghidupkan kembali laptop jadul, dan bekerja keras dengannya tanpa belas kasihan (bagaimana tidak.. dibawa hujan hujan dengan body terbuka)
Akhirnya saya bosan juga dengan laptop ini, dan memutuskan untuk membeli sendiri perangkat yang baru. Terimakasih Mr Dedy yang telah memberikan laptop dengan harga murah ini. heheheheh

Notebook yang saya ambil adalah Lenovo N200 dengan spesifikasi CPU T710/RAM 1GB/14,1″/. Sebetulnya barang ini adalah barang cacat yang di refurbish dengan mengganti motherboardnya. Dengan spesifikasinya, layar jernih dan keyboard yang nyaman, saya cukup puas menggunakan notebook ini, meskipun bentuk modelnya agak jadul.

gadget

Head to head N200 dengan Inspiron 4100 remuk

Notebook ini dilengkapi dengan sistem operasi Windows Vista, dan terdapat hidden service partition untuk restorasi dengan satu tombol – fitur yang menarik -

Begitu menerima notebook ini saya langsung berkeinginan untuk mencoba hackintosh. Distro yang saya coba adalah Kalyway 10.5.2.
Proses instalasi berjalan lancar, problem muncul setelah reboot karena instalasi osx menimpa mbr dan notebook gagal untuk booting ke OSX dan Vista. Sementara saya tidak punya DVD Vista untuk membetulkan bootloader. Akhirnya saya harus memanfaatkan one key recovery untuk merestorasi Vista (thanks to lenovo).
Akhirnya Vista kembali bisa booting, dan untuk booting ke hackintosh saya gunakan EasyBCD sebagai bootloader.

Sementara saya memang terpesona dengan performa osx di notebook saya meskipun perangkat networking baik kabel maupun wireless tidak ada yang berfungsi.
Semoga akan ada driver untuk BCM59xx dan Intel Pro Wireless 3945 :)

Perjalanan Buruk di Awal Tahun 2009

Posted in Refleksi dengan kaitan (tags) , , on Januari 4, 2009 by Ronald Gautama

Setelah merayakan akhir tahun 2008 di kampung halaman tiba waktunya bagi saya untuk kembali ke belantara beton ibukota.
Kebetulan saya memang sudah kehabisan tiket kereta untuk tanggal 1, jadi akhirnya saya putuskan untuk berburu tiket bis. Untunglah saya masih kebagian juga di di musim liburan ini.

Berangkat dari Jogja saya sudah merasakan ada yang aneh… AC bis tidak berasa dingin, sampe ketika hujan di sekitar Muntilan pandangan keluar jendela jadi kabur karena kaca berembun.
Satu jam kemudian AC benar-benar mati, penumpang sudah mulai gedumelan, dan kru otobis memutuskan untuk berhenti sejenak untuk memperbaiki AC.
AC kembali berhembus meskipun hanya angin saja, dan bis kembali melanjutkan perjalanan.

Sesampai di Purworejo penyakit itu kambuh lagi, dan kru kembali berusaha melakukan perbaikan. Setelah makan waktu lama sepertinya usaha itu tidak berhasil, dan penumpang sudah gregetan, sampai akhir nya penumpang pasrah saja dan sepakat untuk tidak usah menggunakan AC, asal bisa selamat sampai tujuan.
Saya sendiri sudah ketar ketir bakalan terlambat kalo bis kebanyakan berhenti untuk perbaikan.

AC gagal diperbaiki dan penumpang kembali berpanas-panas di dalam kelas eksekutif. Untungnya saya ada di barisan belakang dekat pintu jadi lebih mendingan karena dapat angin dari jendela belakang.
Pihak Otobus juga cukup bertanggung jawab dengan memberikan pengembalian Rp 15.000 kepada masing-masing penumpang, yah lumayan lah.

Cuma sayangnya kesialan belum berakhir juga, di saat sedang dalam kecepatan tinggi di Tol Cikampek (Bekasi Timur), tiba-tiba kap penutup AC di atap bis copot, dan menghantam kaca jendela samping di barisan depan saya.
Pecahan kaca kristal langsung berhamburan menerpa muka saya dan beberapa penumpang lainnya. Secara refleks saya langsung meringkuk melindungi kepala, karena saya menyangka bis ini mengalami kecelakan dan terbalik.

)*(*&*&^&^$##@ sumpah serapah bercampur doa….

Lima menit meringkuk dan setelah bis berhasil minggir ke bahu jalan, saya tengak tengok melihat keadaan.
Ya ampun saya terkejut melihat rekan samping saya mukanya baret-baret dan kepala orang di barisan depan saya berkilauan penuh pecahan kristal seperti pohon natal. Satu lagi meringis-ringis sambil memegangi tangannya karena darahnya mengucur

Saya sendiri kemudian sibuk mencabuti pecahan kecil di jari-jari dan membersihkan pecahan-pecahan kristal yang masuk ke dalam kaos..

Ini kedua kalinya saya mengalami kejadian tak enak di ruas tol Jakarta – Cikampek.

Menyelesaikan Masalah dengan Tambah Masalah

Posted in Tutorsial dengan kaitan (tags) , , on Desember 21, 2008 by Ronald Gautama

Hari minggu ini saya terkantuk2 setelah begadangan semalam untuk mencoba menghidupkan kembali notebook jadul yang sudah lama sekarat,

Alkisah notebook kantor ini mengalami kegagalan fungsi display yang akut, dimana gambar yang keluar di layar LCD cuma garis-garis berantakan doang. Selain itu notebook ini juga mengalami kegagalan fungsi touchpad. Meski jadul Dell Inspiron 4100 ini termasuk powerfull dan masih dapat dimanfaatkan.

Akhirnya dengan penuh kemantaban penuh dan dibantu rekan tukang insinyur dari HP, saya beranikan untuk bongkar-bongkar notebook jadul ini.

Teorinya sih mudah, menurut teman saya kasus seperti ini memang sering dan solusinya dengan mencabut konektor kabel flexible dan memasangnya kembali.
Membongkar notebook ini juga tidak susah, cukup dengan melepas semua skrup dan seluruh penutup laptop dapat dengan mudah di buka.
Yang susah adalah memasangnya kembali (ini karena saya tergolong tukang bongkar yang tidak terima pasang), terutama masalah skrup yang tercampur-aduk sehingga saya lupa tempat asalnya hehhe..
Sempat juga terjadi setelah selesai disusun ternyata ada 2 skrup yang masih ketinggalan ..*&^%$#@@

Tips : Jika membongkar notebook, catat baik-baik dan pisahkan tempat pengumpulan skrup menurut urutan nya.

Nah, akhirnya setelah menjalankan standard operasional yang diberikan teman saya – cabut colok kabel fleksibel -. laptop jadul ini bisa menampilkan gambar-gambar terindahnya. hehhhe puaassss

Semua komponen disusun kembali dengan rapi, tidak lupa dilap sampai kinclong-kinclong, dan kita nyalakan.
LCD sudah okeee, ahh touchpad dan pentil di tengah pun jalan dengan muluss..
Saya coba untuk login, ketikkan username dan password… LAHHH KEYBOARDNYA MODDDAARRRRR!!!

Kembali ke prosedur awal………………….

Kok Jadi Kurang Seribu??

Posted in Guyonan dengan kaitan (tags) , on November 25, 2008 by Ronald Gautama

Semalam sempat tercenung-cenung juga dengan kasus yang diberikan teman saya ini:

* ada 1 ekor kambing harganya Rp 75.000
* ada 3 pemuda yang mau beli kambing tersebut…

berarti masing-masing mengumpulkan @ Rp 25.000… Jadi terkumpul Rp 75.000 sesuai harga jual…betul?

Selanjutnya uang itu diserahkan ke calo sejumlah uang tersebut = Rp75.000
Calo itu ternyata ngasih ke pedagangnya Rp 70.000 (diskon Rp 5.000..betul?)

Lalu dari 5.000 itu dibagi ke 3 pemuda tadi @ Rp 1.000 dan sisanya Rp 2.000 buat si calo…masih nyambung??

Disini permasalahannya…
Berarti masing2 pemuda ngantongin Rp 1.000
dengan kata lain seharusnya uang yang dikumpulkan oleh masing2 pemuda tadi Rp 25.000 – Rp 1.000 = Rp 24.000
Jika masing2 pemuda harus membayar @ Rp 24.000 jadi perhitungan matematika = 3 X Rp 24.000 = Rp 72.000 bener dong???

Jadi Total uang yang dikumpulkan Rp.72.000

* Rp 2.000 (punyanya si calo) + Rp. 72.000= Rp 74.000 Pertanyaannya?

KEMANA SISA UANG YANG Rp. 1.000… HAYO…?

Buat yang mengerti kasus ini mendapatkan Free Sign Up di WordPress.com :P