Berbagi Data dengan Menggunakan Python

Berbagi data di jaringan merupakan kegiatan yang jamak dilakukan. Ada banyak cara dan perangkat lunak yang bisa digunakan untuk sekedar berbagi data, misalnya dengan samba share atau dengan melalui webserver.
Jika kita tidak mau direpotkan untuk mengkonfigurasi samba atau menyediakan webserver yang kompleks semacam apache, maka kita bisa memanfaatkan Python.

Python dilengkapi dengan HTTP server sederhana, dan dengan bantuan HTTP server ini kita bisa menjadikan direktori manapun di system kita sebagai direktori webserver. Yang mana kemudian pengguna dapat mengakses berkas dalam direktori tersebut hanya melalui web browser. Dan semua itu dilakukan hanya dengan satu baris perintah sederhana saja.

Untuk mengaktifkan webserver dan berbagi berkas dalam direktori, masuk ke dalam direktori tersebut (dengan perintah cd) dan kemudiaan jalankan perintah python -­m SimpleHTTPServer portnya .

Jika dalam direktori tersebut terdapat berkas bernama index.html, maka berkas tersebut akan dipakai sebagai berkas awal. Jika tidak terdapat berkas index.html, maka berkas-berkas dalam direktori tersebut akan ditampilkan semua sebagai daftar.
Jadi berkas-berkas dalam direktori tersebut dapat diakses melalui jaringan dengan mengetikkan http://ip.address.mesin.kamu:port-number di browser. Setelah berbagi data selesai kita dapat mematikan layanan ini dengan menekan Ctrl + C.

Misalnya saya ingin berbagai file video di /home/ronald/Videos dan ip saya adalah 172.16.3.199

Buka terminal dan ketikkan:

$ cd Videos
$ python -m SimpleHTTPServer 7000

HTTP Server akan berjalan di port 7000, dan akan keluar tampilan sbb:

Serving HTTP on 0.0.0.0 port 7000 …

Selanjutnya buka web browser dan buka

http://172.16.3.199:7000

atau

http://localhost:7000

Note :
Saya bukan programmer python, dan saya mendapatkan trik ini dari http://www.linuxjournal.com/content/tech-tip-really-simple-http-server-python

Pay It Forward

Apakah mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan mampu mempengaruhi kehidupan mereka? Mungkin Film “PAY IT FORWARD” bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.

Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi. Dia menamakan ide tersebut: “PAY IT FORWARD”

Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent),
seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.

Percobaanpun dimulai :

Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor. Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya “PAY IT FORWARD, MOM”

Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi kerumah ibunya (nenek si revor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :”PAY IT FORWARD,MOM”
Read the rest of this entry

Memperbaiki Pengaturan Brightness Yang Tidak Berfungsi

Sekian lama memakai Laptop Gateway NV49C32n dengan Ubuntu Oneiric terinstall, saya baru menyadari bahwa kekuatan cahaya pada layar tidak dapat diatur.
Ketika memencet tombol Fn+F11/F12 tampilan indicator brightness keluar tapi kekuatan cahaya tidak berubah sama sekali.

Setelah mencari inspirasi kesana-kemari saya mengikuti petunjuk dr kamalmostafa

PPA dari kamal mostafa tersebut memberikan patch untuk maverick dan natty, sedangkan kernel oneiric sudah dilengkapi dengan perbaikan tersebut. Tapi pengguna oneiric tetap harus menambahkan parameter boot “acpi_backlight=vendor”

Jadi kita edit /etc/default/grub
masukkan dalam baris berikut :

GRUB_CMDLINE_LINUX=”acpi_backlight=vendor”

restart, dan kontrol brighness berfungsi

Menetapkan Aplikasi Default di Oneiric

System Setting di Oneiric memang banyak berubah dibandingkan dengan rilis sebelumnya.
Ini menyebabkan pengaturan-pengaturan sederhana pun menjadi agak membingungkan.
Misalnya kita menginstall beberapa browser (Firefox, Chrome, Opera) dan ingin mengubah aplikasi browser standar sesuai dengan keinginan kita. Sama seperti halnya bagaimana kita memilih aplikasi untuk mail, musik, video, dan photo.

Pilih System Setting dari menu user di kanan atas

Pilih System Info :

Pilih Default Application, dan sesuaikan dengan keinginan :

Begitulah caranya hai tukang kayu

Daftar “package group” di RedHat/CentOS/Fedora

Instalasi software dengan yum dilengkapi fasilitas untuk menginstall group software, misalnya yum groupinstall base.
Nah jika kita ada kebutuhan untuk menghapus package group misalnya Graphical Internet atau Applications/Multimedia. Kita perlu tahu daftar paket apa saja yang terinstall di system.

Untuk mengetahui packages group yang terinstall di system :

[root@fedoraku~]# yum grouplist
Loaded plugins: langpacks, presto, refresh-packagekit
Adding en_US to language list
Setting up Group Process
atomic | 1.9 kB 00:00
atomic/primary_db | 262 kB 00:03
dl2 | 3.7 kB 00:00
fedora/metalink | 9.6 kB 00:00
openvz-utils | 1.2 kB 00:00
openvz-utils/primary | 2.6 kB 00:00
updates/metalink | 6.4 kB 00:00
updates | 4.7 kB 00:00
updates/primary_db | 6.7 MB 00:08
dl2/group_gz | 406 kB 00:00
updates/group_gz | 420 kB 00:00
Installed Groups:
Administration Tools
Authoring and Publishing
Base
Chinese Support
Development Tools
Dial-up Networking Support
Directory Server
Editors
Educational Software
Electronic Lab
Engineering and Scientific
Ethiopic Support
FTP Server
Fonts
Games and Entertainment
Georgian Support
Graphical Internet
Graphics
Hardware Support
Input Methods
Java
KDE Software Compilation

Legacy Fonts
Mail Server
Milkymist
MySQL Database
Network Servers
Office/Productivity
Printing Support
Ruby
Server Configuration Tools
Sound and Video
System Tools
Text-based Internet
Web Server
Windows File Server
X Window System

Untuk menghapus paket group tersebut :

yum groupremove ‘Games and Entertainment’

Atau bisa juga bila menggunakan rpm

rpm -qa –qf “%-30{name} %-{group}\n” |sort -k2

Untuk menghapus paket group :

yum remove `rpm –group “Applications/Multimedia”`

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.